Mahasiswa Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau Raih Predikat Pemuncak Fakultas pada Wisuda Periode V

Pekanbaru, 23 September 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin UIN Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau. Nisa Aldavina, mahasiswa dengan NIM 12230420836, berhasil meraih predikat Pemuncak Tingkat Fakultas pada Wisuda Periode V Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Selasa, 22 September 2026.

Pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Program Studi Ilmu Hadis sekaligus Fakultas Ushuluddin. Prestasi Nisa menunjukkan bahwa mahasiswa Ilmu Hadis tidak hanya memiliki kompetensi dalam bidang keilmuan hadis, tetapi juga mampu menunjukkan capaian akademik yang membanggakan selama menjalani proses pendidikan di perguruan tinggi.

Bagi Nisa, keberhasilan yang diraihnya merupakan bagian dari perjalanan panjang yang tidak terlepas dari kehendak Allah SWT, kerja keras, doa, serta dukungan dari berbagai pihak. Hal tersebut tercermin dalam motto yang ia pegang selama menjalani proses perkuliahan, yaitu “Allah sesuai prasangka hamba-Nya.”

Motto tersebut menjadi pengingat bagi Nisa untuk senantiasa membangun prasangka baik kepada Allah dalam setiap proses kehidupan. Baginya, keberhasilan bukan semata-mata hasil dari kemampuan pribadi, tetapi juga bagian dari kepercayaan kepada Allah SWT setelah berusaha secara maksimal.

Pesan untuk Adik Tingkat

Di balik pencapaiannya sebagai pemuncak tingkat fakultas, Nisa juga menyampaikan pesan kepada mahasiswa Ilmu Hadis dan adik tingkat yang masih menjalani proses perkuliahan.

“Berada di ruang ini mungkin adalah takdirmu, tapi jendela mana yang ingin kamu lihat itu adalah pilihanmu. Jangan menyerah pada takdir, selalu ambil sisi baik dan percayakan segalanya pada Allah.”

Pesan tersebut menggambarkan pandangannya bahwa kehidupan mahasiswa tidak selalu berjalan sesuai dengan rencana. Setiap mahasiswa mungkin berada dalam kondisi, lingkungan, dan tantangan yang berbeda. Namun, menurut Nisa, manusia tetap memiliki ruang untuk menentukan bagaimana ia memandang dan menjalani keadaan tersebut.

Ia mengajak mahasiswa untuk tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan selama proses pendidikan. Setiap keadaan dapat dilihat dari sisi yang berbeda, dan setiap pengalaman dapat menjadi bagian dari proses pembentukan diri.

“Berada di ruang ini mungkin adalah takdirmu” menjadi refleksi bahwa seseorang tidak selalu dapat memilih seluruh keadaan yang dihadapinya. Namun, “jendela mana yang ingin kamu lihat adalah pilihanmu” menegaskan pentingnya sikap, ikhtiar, dan cara seseorang merespons keadaan tersebut.

Inspirasi bagi Mahasiswa Ilmu Hadis

Capaian Nisa Aldavina menjadi salah satu bukti bahwa proses pendidikan di Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademik sekaligus membangun karakter dan keteguhan dalam menghadapi proses kehidupan.

Predikat Pemuncak Fakultas yang diraih pada Wisuda Periode V Tahun 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian individual, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus belajar, berproses, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan akademik.

Perjalanan Nisa juga memberikan pesan penting bahwa keberhasilan tidak selalu hadir secara instan. Ada proses panjang, ketekunan, doa, dan keyakinan yang menyertainya. Sebagaimana motto yang ia pegang, “Allah sesuai prasangka hamba-Nya,” keberhasilan dapat menjadi momentum untuk terus bersyukur sekaligus melangkah menuju tahap kehidupan berikutnya dengan optimisme dan tawakal.

Selamat kepada Nisa Aldavina, mahasiswa Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin UIN Sultan Syarif Kasim Riau, atas capaian sebagai Pemuncak Tingkat Fakultas pada Wisuda Periode V Tahun 2026. Semoga pencapaian ini menjadi awal dari perjalanan yang lebih luas dalam mengembangkan ilmu, mengabdi kepada masyarakat, dan memberikan kontribusi bagi kemajuan ilmu hadis dan kehidupan keislaman.

 

Leave a Reply